Komunikasi Simetris Antara Pemerintah Dan Masyarakat Pada Instagram Pemerintah Kota Bandung Dan Pemerintah Kota Cimahi
Published 2026-07-22
Keywords
- sosial media,
- komunikasi simetris,
- pemerintah kota
Copyright (c) 2025 Pen of Social Science

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana prinsip komunikasi dua arah simetris diterapkan oleh Pemerintah Kota Bandung dan Kota Cimahi melalui media sosial Instagram. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif komparatif, penelitian ini menekankan pada tiga aspek utama: distribusi dan jenis konten yang dipublikasikan, keterlibatan publik melalui interaksi komentar, serta penerapan prinsip komunikasi simetris menurut teori Two-Way Symmetrical Communication oleh Grunig & Hunt (1984). Data diperoleh melalui analisis unggahan akun Instagram resmi @humas_bandung dan @cimahikota selama dua bulan serta penguatan melalui studi literatur sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Bandung cenderung lebih terbuka dan variatif dalam menyajikan konten serta membuka ruang partisipasi masyarakat, meskipun masih lemah dalam memberikan tanggapan terhadap komentar. Sebaliknya, Pemerintah Kota Cimahi meskipun aktif dalam membagikan unggahan, namun, masih menunjukkan pola komunikasi satu arah akibat adanya beberapa unggahan yang ditutup fitur komentarnya serta belum optimalnya strategi monitoring dan respon. Penelitian ini menyimpulkan bahwa prinsip komunikasi simetris baru diterapkan sebagian oleh Kota Bandung dan belum terlihat dalam praktik Kota Cimahi. Oleh karena itu, disarankan agar pemerintah daerah meningkatkan kapasitas dialogis dan keterlibatan masyarakat secara aktif melalui sosial media untuk membangun komunikasi yang lebih demokratis dan responsif.